Tips Kaya Menikah MudaBanyak orang yang bependapat bahwa menikah membutuhkan persiapan yang matang, sehingga sebagian orang tua tidak mengizinkan anaknya untuk menikah muda. Mereka menganggap menikah di usia muda, selain pemikiran yang belum matang juga pendapatan yang belum tetap. Bahkan ada yang masih menggantungkan kepada orang tua.

Padahal sebenarnya menikah di usia muda menjadikan anak terhindar dari perbuatan zina, selain itu nikah muda juga mendatangkan banyak manfaat, yaitu:

  • Dapat menjaga garis keturunan
  • Melahirkan generasi yang lebih baik
  • Mendatangkan ketenangan dan ketentraman jiwa
  • Terjaga ikatan kekerabatan antara satu dengan lainnya
  • Dapat mengangkat derajat manusia
  • Menjadi ladang pahala
  • Mempercepat datangnya rejeki

Nah, bagi Anda yang saat ini akan menikah tapi masih ragu karena bingung bagaimana kehidupan setelah menikah jika hidup sendiri saja susah. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar kaya setelah menikah.

7 Tips Kaya Setelah Menikah Muda

1. Menikah dengan tujuan ibadah

Keraguan adalah masalah utama bagi orang untuk memustuskan menikah atau tidak. Oleh karenanya banyak pemuda-pemudi yang memutuskan untuk tidak menikah muda. Perlu Anda ketahui, untuk menghilangkan rasa ragu yang ada di dalam hati Anda maka ingatlah bahwa menikah adalah ibadah, menikah karena Allah.

Allah Subhanahu wa-ta’ala (سبحانه و تعالى‎) berfirman;

وَأَنكِحُوا الْأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاء يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan perempuan yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Qs. An-Nur [23] : 32).

2. Selalu komunikasi tentang keuangan dengan pasangan

Semua masalah yang sudah menyangkut keuangan akan menjadi masalah yang sensitif. Bahkan tidak jarang masalah keuangan menjadi penyebab rusaknya tali persaudaraan. Oleh karena itu, ada baiknya Anda dan pasangan Anda selalu berkomunikasi mengenai masalah keuangan. Meskipun terasa sepele karena jumlah uang yang sedikit, tetap pasangan Anda harus tahu. Dengan lancarnya komunikasi maka tidak akan terjadi salam paham yang dapat menimbulkan pertengkaran.

Saat Anda atau pasangan Anda ingin memberi sesuatu kepada keluarga, saudara, atau orang lain lebih baik meminta izin satu sama lain. Awalnya pasti akan timbul perasaan tidak nyaman karena memang belum terbiasa. Dan biasanya para suami masih berpikir, “Mengapa saya harus izin, toh ini uang hasil kerja saya”. Meskipun itu adalah hasil kerja Anda, namun pasangan tetap berhak tahu. Karena bagaimanapun, jika di masa depan terjadi sesuatu maka masalah tersebut dapat diselesaikan berdua dan tidak menimbulkan perselisihan. Jadi, mulailah berkomunikasi dengan pasangan Anda mengenai apapun termasuk masalah keuangan.

3. Menetapkan tujuan bersama

Sebuah negara bisa terbentuk salah satunya adalah karena warganya memiliki kesamaan tujuan. Sama halnya dengan pernikahan, menikah muda tidak hanya masalah menyatukan hati melainkan juga harus menetapkan tujuan bersama. Dengan memiliki tujuan yang sama maka akan lebih mudah untuk mencapai sesuatu dan tidak mudah goyah oleh bisikan dari luar yang membuat keluarga berantakan.

Coblah untuk berdiskusi dengan pasangan Anda. Manfaatkan waktu luang bersama pasangan dan membicarakan mengenai keinginan Anda dan pasangan Anda. Buatlah keputusan dengan persetujuan kedua belah pihak, jika keduanya sama-sama ridho maka akan lebih mudah jalan menutu pintu rezeki.

4. Menyusun rencana bersama pasangan

Susunlah sebuah rencana bersama dengan pasangan Anda. Hal ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan mengenai kesamaan tujuan. Rencana yang dibuat dan disetujui bersama kemudian Anda lakukan bersama. Suami sebagai pemimpin dan sang istri sebagai penyemangat dan penasehat suami. Jika hal ini dapat Anda terapkan bersama dengan pasangan akan tercipta sebuah keluarga yang harmonis. Sebagai suami, Anda akan lebih mudah dalam mencari rezeki karena hati terasa bahagia dan damai. Istri yang selalu berdoa dan menyemangati juga akan memudahkan suami dalam menjemput rezeki.

5. Mengatur pengeluaran

Mengatur keuangan adalah salah satu masalah dalam menikah muda. Jangankan di usia muda, bahkan yang sudah berusia matang pun masih banyak yang sulit mengelola pengeluaran. Terbiasa hidup sendiri tanpa harus berbagi dengan orang lain terkadang membuat seseorang seenaknya sendiri.

Berbeda jika Anda telah menikah, Anda harus berbagi dengan pasangan Anda. Memikirkan ekonomi keluarga, jika istri mengandung, melahirkan, biaya sekolah anak, biaya kesehatan, pernikahan, dan sebagainya. Disini Anda harus pintar dalam mengatur pengeluaran sehingga semua kebutuhan dapat tercukupi.

6. Imbang antara usaha lahir dan batin

Menjadi kaya setelah menikah akan terwujud jika Anda mau berusaha baik secara lahir maupun batin. Secara lahir yaitu dengan bekerja keras, tidak hidup boros, pintar mengelola keuangan, dan sebagainya. Sedangkan usaha batin, yaitu usaha-usaha mendekatkan diri kepada Tuhan, seperti berdo’a, rajin ibadah wajib dan sunnah, dan sebagainya. Mengapa harus disertai usaha batin? Karena seperti yang kita tahu jika segala sesuatu yang ada di dunia ini diatur oleh Tuhan, termasuk pembagian rezeki.

7. Menyisihkan sebagian pendapatan

Untuk mengantisipasi kebutuhan mendadak di masa mendatang, ada baiknya mulai saat ini Anda dan pasangan Anda menyisihkan sebagian pendapatan. Tidak perlu banyak-banyak, hanya sekitar 10% saja dari pendapatan Anda. Uang ini bisa Anda simpan atau investasikan ke bisnis lainnya sehingga dapat menghasilkan uang yang banyak.

Bagi Anda yang merasa kesulitan menyisihkan pendapatan, maka sebaiknya ambil 10% dari pendapatan Anda di hari pertama Anda mendapatkan gaji. Simpanlah uang tersebut, sebelum Anda membelanjakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, jangan lupa untuk tetap bersedah membantu orang lain yang membutuhkan. Karena sebagian dari harta Anda ada hak orang lain. Dengan bersedekah maka Allah akan melipatgandakan rezeki untuk Anda.

“Tidak akan pernah berkurang harta yang disedekahkan kecuali ia bertambah…bertambah…bertambah…” (HR. Al Tirmidzi)