antara Uang dan KebahagiaanSelama ini orang-orang menganggap memiliki uang yang banyak dapat menjadikan seseorang hidup bahagia. Perlu Anda ketahui, tidak selama uang dan kebahagiaan berbanding lurus, terkadang keduanya berbanding terbalik. Semakin banyak uang, semakin sedikit kebahagiaan. Hal ini bergantung pada bagaimana Anda menggunakan uang tersebut.

Beberapa orang kaya tidak setuju dengan pendapat bahwa banyaknya uang dapat membuat hidup bahagia. Seperti uangkapan Benjamin Franklin (pendiri Amerika), “Uang tidak pernah bisa membuat manusia bahagia, dan tidak akan pernah. Semakin banyak seseorang memiliki uang, semakin banyak yang ia inginkan. Alih-alih mengisi ruang hampa, uang malah menciptakan ruang hampa”. Berikut ini adalah pendapat orang kaya mengenai hubungan antara uang dan kebahagiaan.

Antara Uang dan Kebahagiaan
#1. Mempunyai banyak uang membuat Anda menginginkan lebih (James Altucher)

James Altucher adalah seorang pengusaha dan penulis terkenal asal Amerika.Ia mengatakan bahwa mempunyai uang membuat diri Anda menginginkan lebih. Anda tidak akan pernah mencapai titik kepuasan akan uang.

Altucher menggambarkan kekayaan sebagai perasaan kekurangan. Ia berpikir bahwa jika dirinya dapat menghasilkan 10 juta US Dollar atau sekitar 122 Miliar Rupiah dengan mudah maka orang lain mungkin sudah memiliki 11 Juta US Dollar atau sekitar 134 Miliar Rupiah. Dirinya merasa miskin lagi dan ia berpikir membutuhkan lebih banyak lagi untuk kaya.

#2. Uang tidak membuat Anda bahagia, hubungan sesamalah yang memberikannya – (Lawrence Sinclair)

Sinclair tidak percaya dengan anggapan bahwa uang membuat seseorang bahagia. Pasalnya dia sudah menjadi ahli ekonomi selama bertahun-tahun dan berurusan dengan orang-orang dengan kekayaan di atas rata-rata. Dari sana dia dapat menyimpulkan bahwa, semakin banyak uang yang Anda miliki, semakin banyak pula uang yang Anda butuhkan agar mencapai tingkat kekayaan tertentu. Ia bahkan meragukan bahwa para ahli ekonomi saja pasti kesulitan untuk menggambarkan secara tepat hubungan kekayaan dan kebahagiaan.

#3. Uang terkadang membuat Anda berpikir bahwa Anda adalah Tuhan (Igor Atakhanov)

Igor hidup dalam keluarga kaya, sejak kecil ia diberlakukan layaknya Tuhan, yang selalu mendapatkan apa yang ia inginkan dan memandang remeh anak-anak lainnya. Beruntungnya dia meninggalkan sifat buruk ini saat ia dewasa dan sudah bisa berpikir bijak. Namun sayangnya tidak untuk ayah Igor. Ayahnya selalu menganggap bahwa mereka adalah keluarga berdarah biru (bangsawan). Meski dilimpahi banyak uang, tapi Igor sangat kasihan kepada ayahnya. Karena dia sering melihat ayahnya duduk di ruangannya dengan depresi yang konstan.

#4. Saat orang kaya mendekati ajalnya, mereka tidak bangga akan kekayaan mereka dan menyesali banyak hal (Mona Nomura)

Mona adalah seorang anak dari keluarga broken home. Kedua orang tuanya bercerai, kemudian sang ibu meniti karir dari bawah dan akhirnya mencapai kesuksesan. Setelah sukses, ibunya divonis memiliki penyakir kanker stadium 4. Dalam diary ibunya tertulis bahwa betapa tidak bersyukurnya ia akan berbagai hal dan berbohong akan menyadari bahwa kebahagiaan tidak ada dalam kelebihan materi.

Tentunya akan sangat ideal jika uang dan kebahagiaan dapat berjalan secara bersamaan. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Gunakan uang dengan bijak

Anda harus tahu saat dimana Anda harus mengeluarkan atau menyimpan uang Anda. Boros bukanlah hal yang baik, akan tetapi terlalu hemat juga tidak baik. Belanjakan uang Anda sesuai dengan kebutuhan, dan jangan lupa sisihkan sebagian uang Anda untuk membantu orang yang membutuhkan.

  • Jangan mudah iri

Kebanyakan orang menghabiskan uang mereka hanya karena iri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Jika Anda terus merasa iri dan tidak bersyukur dengan apa yang Tuhan berikan kepada Anda, maka Anda tidak akan merasakan kebahagiaan. Justru semakin banyak uang Anda semakin Anda ingin lebih dan begitu seterusnya.

  • Jangan berhutang

Hidup mewah adalah impian banyak orang, bahkan ada orang dengan ekonomi pas-pasan tapi mempunyai gaya hidup mewah. Meski harus berhutang kemana-mana. Jangan sampai Anda meniru gaya hidup yang seperti ini. Karena berhutang hanya akan membawa kecemasan dalam hidup Anda, disinilah uang justru membuat Anda sengsara.

  • Bersyukur atas apa yang Anda miliki

Uang tidak akan membawa kebahagiaan tanpa didasari dengan rasa syukur. Banyak penelitian yang mengatakan bahwa orang yang memiliki banyak kekayaan justru sulit untuk tidur dan khawatir akan kekayaan yang dimilikinya. Cobalah untuk bersyukur atas apa yang Anda miliki saat ini. Jangan terlalu memaksakan diri untuk terus bekerja mencari uang. Luangkan waktu Anda untuk menikmati hasil jerih payah Anda.