Ingin Menjadi Magnet UangTahukah Anda apa yang menyebabkan seseorang mendapatkan rezeki yang berlipat-lipat dan  menjadi kaya? Salah satunya yaitu karena adanya energi magnet yang kuat dari tubuh seseorang sehingga mampu menarik rezeki kepada dirinya. Jadi, jika selama ini Anda menganggap bahwa rezeki besar dan belipat hanya ditakdirkan pada orang-orang kaya, maka pendapat Anda salah. Anda pun bisa menjadi kaya, jika Anda berusaha untuk menjadi magnet uang (money magnet).

Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengendalikan daya tarik magnet yang ada di dalam diri Anda. Apapun bisa Anda dapatkan jika Anda mampu menguatkan daya tarik magnet yang ada di dalam tubuh Anda. Dan rezeki akan datang dengan sendirinya kepada Anda dari arah yang tidak terduga. Tentunya bukan datang secara tiba-tiba, melainkan dengan segala upaya nyata dan doa yang Anda lakukan.

Nah, bagaimana caranya menjadi magnet uang (money magnet)? Berikut ini ada beberapa cara yang dapat Anda gunakan agar bisa menjadi magnet uang.

Cara menjadi magnet uang:
1. Menentukan jumlah uang yang diinginkan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk menjadi magnet uang adalah dengan menentukan berapa jumlah uang yang Anda inginkan. Katakan dengan jelas kepada diri Anda, tuliskan dalam selembar kertas. Jumlah uang yang dimaksud disini bukan jumlah uang yang Anda hasilkan saat ini, melainkan jumlah maksimal uang yang Anda inginkan di masa mendatang. Jika Anda mengatakannya setiap hari, maka secara otomatis akan terekam dalam alam bawah sadar Anda, dan secara sadar ataupun tidak Anda akan melakukan hal-hal yang bertujuan untuk mendapatkan uang tersebut. Tentunya dengan cara-cara yang halal.

2. Mencintai uang

Mencintai uang yang dimaksud disini bukanlah cinta dalam artian memuja. Karena jika memuja uang sama saja dengan menyekutukan Tuhan. Maksudnya adalah membayangkan uang sesuai dengan keinginan Anda. Membayangkan Anda bisa membantu banyak orang dengan uang yang Anda miliki. Bayangkan seakan-akan memang Anda sudah memilikinya saat ini, meski kenyataannya belum.

3. Selalu positive thinking

Setiap perkataan, tindakan, dan cara berpikir Anda harus memiliki pemikiran bahwa saat ini Anda memang sudah kaya. Anggaplah bahwa Anda adalah magnet uang. Percaya pada diri Anda, Anda pasti akan sukses, jika tidak sekarang berarti esok atau lusa. Hilangkan pikiran-pikiran negatif yang hanya akan menjatuhkan semangat Anda, seperti “ Saya tidak mampu membelinya”, “Barang tersebut mahal sekali”, “Aku tidak punya uang”, dan perkataan apapun yang intinya menganggap diri Anda tidak mampu. Karena apa yang Anda pikirkan, itulah yang akan berpengaruh pada tindakan Anda.

4. Selalu bersyukur atas nikmat Tuhan

Meskipun saat ini Anda belum kaya, namun jangan pernah lupa untuk bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan kepada Anda. Kekayaan sejatinya bukan hanya berupa uang semata, melainkan kesehatan, kebahagiaan, ketentraman hati, juga masuk dalam kekayaan. Anda harus bersyukur atas apa yang Anda dapatkan selama ini, maka Tuhan akan memberikan lebih kepada Anda.

Seperti dalam Firman Allah berikut ini, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu”. (QS. Ibrahim: 7).

5. Gunakan kekuatan pikiran

Perlu Anda ketahui, pikiran kita mempunyai kekuatan untuk menarik kekuatan yang ada di alam semesta. Jadi, jika Anda saat ini memikirkan hal yang postif, maka tanpa Anda sadari, semua kekuatan positif yang ada di alam semesta akan mengarah kepada Anda. Sebaliknya, jika Anda memikirkan hal-hal negatif, maka yang terserap ke dalam diri Anda dari alam semesta adalah hal-hal yang buruk pula.

Contoh:

Ketika Anda bangun pagi, malamnya Anda bermimpi indah, maka Anda akan bangun dengan senyum terpasang dibibir Anda. Mandi dan bersiap-siap ke kantor dengan hati yang bahagia, saat tanpa sengaja ada kendaraan hampir menyenggol Anda, mungkin Anda sedikit kesal, tapi sedetik kemudian Anda melupakannya karena Anda terlalu bahagia sehingga tidak sempat untuk marah.

Sebaliknya, jika semalam Anda bermimpi buruk, saat bangun ternyata sudah jam 6, Anda telat bangun, mandi dan siap-siap ke kantor Anda lakukan dengan tergesa-gesa, tanpa sengaja kaki Anda menabrak kaki meja, Anda marah-marah karenanya. Rusak sudah pagi Anda.

6. Menghargai kekayaan

Cobalah untuk menghargai kekayaan yang ada di sekeliling Anda, jangan selalu iri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Sebaliknya, berpikirlah saat ini Anda telah memiliki banyak uang. Kemanapun Anda pergi, rasakan bahwa uang sedang mengejar Anda. Hal ini akan membuat Anda menjadi lebih percaya diri, tidak mudah minder, dan akan mudah bagi Anda untuk mendapatkan kekayaan.

7. Mencintai diri sendiri

Seorang magnet uang lebih dulu mencintai dirinya sendiri. Biasanya orang yang hidup pas-pasan akan menganggap bahwa orang lain selalu lebih dari pada dia, den menganggap dirinya tidak memiliki kelebihan apapun. Dia terlalu fokus pada kekurangan yang dia miliki. Seorang magnet uang haruslah berpikir ‘saya memiliki kelebihan’, ‘saya bisa melakukannya lebih baik daripada orang lain’, ‘jika orang lain saja bisa melakukannya, tentu saya pun bisa melakukannya’.

Cobalah untuk percaya pada kemampuan yang Anda miliki, cintai diri Anda sendiri, dan ketahui bahwa diri Anda memnag pantas untuk mendapatkan semua kekayaan itu. Diri Anda pantas untuk menjadi kaya dan sukses.

Beberapa sugesti di atas dapat membantu Anda untuk menjadi magnet uang, sehingga Anda bisa menarik uang kapanpun dan berapapun jumlah yang Anda inginkan. Namun, kelemahan dari cara ini adalah Anda harus memiliki konsentrasi yang tinggi saat melakukannya. Selain itu, pikiran Anda juga harus jernih, jika Anda sedang mempunyai banyak masalah maka cara ini tidak akan berhasil.

Sebagai jalan alternatif, Anda bisa menggunakan sarana supranatural berupa Uang Asmak. Uang Asmak dipercaya dapat menarik uang-uang lain atau mendatangkan lebih banyak uang dan dapat memperlancar perjalanan karir Anda. Uang Asmak disini hanyalah sebagai perantara bagi Anda yang ingin meningkatkan kekayaan dan memperlancar perjalanan karir Anda. Namun, kekayaan tidak akan meningkat begitu saja, Anda juga harus mengimbanginya dengan usaha nyata atau usaha lahiriyah.