Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera semoga hanya kebaikan yang menyertai kita semua . .

Di era sekarang ini untuk memiliki finansial yang mapan memang tidak harus menunggu usia yang matang, dengan usia yang masih muda anda bisa meraih finansial yang matang dengan kata lain anda bisa kaya raya dengan usia muda

Tentu yang saya maksudkan kaya raya dalam usia muda ini bukan karena warisan, tapi memang karena kerja keras dan kerja cerdas.

Silahkan lihat di sekeliling anda pasti sudah banyak para pemuda dengan usia 20 tahunan bahkan belum mencapai 20 tahun , tapi sudah berkecukupan.

Namun, tidak sedikit juga para pemuda yang sudah bekerja keras, kerja cerdas juga, punya usaha yang besar, atau memiliki karir yang cemerlang tapi tidak kunjung kaya, padahal jika dilihat sekilas dan dilogika tentu harusnya sudah berkecukupan tapi faktanya finansial masih terseok – seok bahkan hutang juga dimana – mana.

Nah dikesempatan kali ini saya akan share penyebab – penyebab Anda masih belum mapan padahal pekerjaan atau usaha sudah berkembang pesat.

Langsung saja penyebab pertama adalah pemasukan besat tapi pengeluaran juga lebih besar, okelah mungkin gaji atau untung usaha anda 20 juta perbulan, ini tentu sudah sangat lumayan, tapi ternyata pengeluaran anda lebih dari 20 juta.

Mau di akali bagaimana pun anda akan tetap kesulitan secara finansial.

Lalu penyebab yang kedua Asal menabung saja bukan investasi, ya anda hanya menabung uang di bank dalam bentuk cash, tidak berupa deposito, reksadana , saham , tabungan emas atau bentuk investasi lainya . anda hanya menyimpan uang cash, ya ini sekilas, tapi anda tahu sendiri meskipun nilai nominal nya bertambah, belum tentu nilai asli nya bertambah, karena tergerus inflasi dan lain sebagainya.

Saya contohkan anda dua tahun yang lalu anda menabung 100 juta , mungkin dengan nilai 100 juta anda sudah dapat tanah 100 meter persegi di waktu dua tahun yang lalu.

Sekarang ini tabungan anda sudah 200 juta, tapi jika dibelikan tanah sekarang mungkin hanya mendapatkan tanah ukuran 50 meter persegi.

Nah sampai sini faham, nilai uang bertambah tapi faktanya justru berkurang.

Jadi alangkah baiknya uang tabungan anda di investasikan, jika anda tidak punya ilmu atau wawasan berkaitan dengan investasi , cari investasi yang 100% aman, seperti beli emas, tanah atau reksadana.

Kemudian penyebab yang ketiga tidak menciptakan backup dana sendiri atau tidak punya modal cadangan. Ya anda tentu pernah lihat anak orang kaya yang memiliki usaha satu, kemudian gagal akan di backup dana lagi oleh orang tua nya, kemudian membuat usaha dua, bisa berhasil, bisa juga gagal, jika gagal maka proses backup dana akan berulang.

Untuk anda yang bukan anak orang kaya, anda bisa membackup diri anda sendiri dengan persiapan modal cadangan atau dana darurat, dana darurat ini dari mana? Tentu nya dari laba atau untung yang anda sisihkan, ya anda wajib menyisihkan keuntungan untuk dana darurat ini, karena satu waktu jika usaha anda ambruk , anda maish punya dana cadangan.

Jadi jangan cari alasan , ketika bangkrut tidak punya dana darurat .

Nah untuk yang ke empat dan seterusnya akan saya sambung di artikel selanjutnya.

Terimakasih, sampai jumpa dikesempatan selanjutnya, akhir kata jika ada kebenaran yang saya katakan, itu semata dari Tuhan YME, jika ada salah kata saya pribadi mohon maaf. Saya Abah Romdhoni.

Wassalamualaikum Wr. Wb.