Kebiasaan Yang Harus Dihindari Agar Cepat KayaApakah Anda ingin cepat kaya? Perlu Anda ketahui, setiap orang kaya mempunyai kebiasaan yang berbeda dari orang biasa pada umumnya. Mereka juga mempunyai cara berpikir yang berbeda dari kebanyakan orang. Tidak heran jika hanya ada sebagian kecil orang yang bisa cepat kaya, sedangkan yang lainnya hanya sebatas ‘ingin’ menjadi kaya.

Kaya bukanlah faktor keturunan ataupun keberuntungan. Semua orang bisa kaya, termasuk Anda. Musuh terbesar untuk cepat kaya adalah diri kita sendiri. Oleh karena itu jika Anda ingin menjadi orang kaya, sebaiknya kendalikan diri Anda terlebih dahulu. Ada beberapa kebiasaan buruk yang harus Anda hindari agar Anda cepat kaya. Silakan baca artikel ini lebih lanjut untuk mengetahui kebiasaan buruk yang harus Anda hindari.

7 Kebiasaan buruk yang harus dihindari untuk cepat kaya
#1. Malas

Hal pertama yang harus Anda hindari yaitu kebiasaan malas. Kebanyakan orang mengatakan menjadi pebisnis itu sulit, padahal yang sebenarnya terjadi adalah mereka terlalu malas untuk bekerja dan berusaha. Banyak alasan lain yang digunakan  untuk ‘menutupi’ rasa malas ini, seperti mengatakan ini memang sudah takdir, tidak punya waktu untuk melakukannya, tidak mempunyai modal, dan lain sebagainya.

Rasa malas adalah musuh utama untuk menuju kesuksesan dan cepat kaya. Ingatkah Anda, Thomas Alfa Edison, dia berusaha dan gagal sampai 1000x percobaan dan pada akhirnya berhasil menemukan bohlam lampu pada percobaan ke 1000. Bayangkan jika saat itu Thomas malas untuk melakukan percobaan, kita semua pasti masih hidup dalam kegelapan.

#2. Gaya Hidup berlebihan

Pernahkah Anda menemui seseorang yang mempunyai gaya hidup mewah padahal sebenarnya kehidupannya menengah ke bawah? Sepertinya hal ini sudah menjadi hal yang umum di masyarakat. Mereka rela mengeluarkan banyak uang hanya untuk ‘terlihat’ kaya di depan orang-orang. Tidak peduli berapa uang yang dihabiskan, yang penting rasa gengsi tertutupi.

Inilah kebiasaan buruk kedua yang membuat Anda sulit cepat kaya. Orang kaya yang sesungguhnya, justru hidup di bawah garis kemampuan mereka. Sedangkan orang miskin selalu hidup di atas garis kemampuan mereka. Hal ini yang mengakibatkan orang kaya semakin kaya dan orang miskin akan semakin miskin. Bukan tadkir penyebabnya, melainkan gaya hidup mewahlah penyebabnya.

Cobalah untuk hidup sederhana, keluarkan uang Anda untuk hal-hal yang memang Anda butuhkan. Jangan terpaku pada pendapat orang lain. Biarkan mereka menilai Anda dari sudut pandang mereka. Tapi, tetap diri Anda sendiri yang lebih tau tentang Anda. Ambil hal baik dari pendapat orang-orang dan buang hal yang hanya berdampak buruk untuk Anda.

#3. Mengeluh

Antara harapan dan kenyataan memang tidak selalu berjalan berdampingan. Terkadang malah jauh berbeda. Tidak jarang hal ini membuat orang-orang mengeluh dan putus asa. Apalagi di jaman modern seperti sekarang yang semuanya serba cepat dan mudah. Sekali saja menemukan hal yang sulit pasti akan ditinggalkan, enggan untuk berusaha.

Untuk cepat kaya dan sukses, Anda harus menghindari kebiasaan ini. Mengeluh tidak akan menghasilkan apapun. Anda hanya akan tetap di tempat, tidak ada yang berubah dengan mengeluh. Malahan bisa membuat Anda down dan kehilangan kepercayaan diri. Bagaimana Anda bisa kaya jika terus seperti ini?

#4. Tidak mempunyai tujuan

Jika selama ini Anda menjalani hidup hanya seperti air mengalir saja, mengikuti arus tanpa tahu kemana arah tujuan Anda, maka mulai saat ini mulailah untuk menetapkan tujuan yang jelas. Katakan dengan jelas pada diri Anda bahwa Anda ingin kaya. Tetapkan langkah-langkah apa yang harus Anda lakukan untuk mencapainya.

Buatlah catatan kecil tentang target yang harus Anda capai setiap harinya. Hal-hal kecil yang membuat Anda semakin maju. Hal kecil yang membawa Anda kepada hal besar, menuju impian besar Anda, yaitu cepat kaya. Dengan memiliki tujuan, bisa menjadikan Anda lebih semangat dalam menjalani hidup. Anda tidak akan mudah untuk dipengaruhi oleh orang lain untuk mengubah arah. Meskipun kenyataan tidak selalu sesuai dengan harapan, tapi setidaknya dengan adanya tujuan, bisa membuat Anda kembali ke arah yang sama dengan jalan yang berbeda.

#5. Tidak memikirkan masa depan

Hidup adalah tentang kemarin, hari ini, dan hari esok. Ketiganya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Apa yang terjadi pada hari kemarin menjadi pelajaran bagi Anda untuk melakukan yang lebih baik lagi pada hari ini. Dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Anda tidak bisa hanya memikirkan apa yang akan Anda hadapi hari ini tanpa memikirkan bagaimana masa depan.

Seingkali orang hanya memikirkan untuk hari ini saja, seperti umumnya anak muda yang mengatakan ‘masa muda adalah masa untuk bersenang-senang’. Berbeda dengan anak muda yang memiliki tujuan cepat kaya, seperti Yasa Singgih. Dia pernah berkata, “Jauh lebih baik kita kehilangan masa muda daripada kita kehilangan masa depan”. Hal ini membuatnya menjadi pengusaha sukses di usia 19 tahun.

Baca juga: 10 Cara Sukses di Usia Muda

#6. Menunda pekerjaan

Orang kaya mempunyai prinsip ‘Waktu adalah Uang’, yang artinya menunda melakukan pekerjaan sama halnya kehilangan uang. Menunda pekerjaan merupakan kebiasaan buruk yang tidak boleh Anda lakukan jika Anda ingin cepat kaya dengan cepat. Banyak orang malas yang berbalik mengatakan, “Jika bisa dilakukan besok, mengapa harus dilakukan sekarang?”. Padahal hari esok adalah rahasia Tuhan. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada kita nantinya. Akankah masih sehat, mempunyai waktu luang  atau justru sebaliknya?

Menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu membuat Anda bisa melakukan hal lainnya. Dan Anda juga bisa mempunyai waktu luang yang lebih banyak jika pekerjaan Anda telah selesai. Ingat, satu detik Anda menunda menyelesaikan pekerjaan, maka satu detik pula Anda menunda cepat kaya.

#7. Tidak selektif memilih pergaulan

Lingkungan pergaulan Anda juga memiliki pengaruh untuk menjadikan Anda kaya. Jika Anda ingin cepat kaya, maka bergaullah dengan ornag-orang kaya atau orang-orang yang mempunyai pemikiran besar.  Dengan begitu akan menstimulasi diri Anda untuk ikut cepat kaya. Sebaliknya, jika Anda selama ini hanya berteman dengan orang-orang malas, iri, dengki dan sifat negatif lainnya, maka secara tidak langsung Anda juga akan menjadi seperti orang-orang itu. Oleh karena itu, pilihlah pergaulan yang membuat Anda menjadi pribadi yang lebih baik.